HATI HATI, Ini Konsekuensi Jika Mahar Berupa Al Qur’an Dan Seperangkat Alat Sholat

Ketika seorang mempelai pria mengucapkan, “Saya terima nikahnya fulanah binti fulan dengan mas kawin berupa al Quran dan seperangkat alat sholat”, situlah mulai suatu beban tanggung jawab yang harus dipikul seorang suami.

Seorang suami harus mengajarkan istrinya kewajiban melaksanakan shalat dengan sungguh-sungguh baik dalam ketepatan waktu ataupun menerapkan rukun-rukunnya dengan benar. Seorang suami juga harus senantiasa mengingatkan istrinya sekaligus membimbingnya karena shalatlah yang pertama kali dihisab oleh Allah di hari akhir.

Sementara ketika seorang suami memberikan mahar berupa Al Quran dengan alasan dianggap mahar yang murah meriah, sebenarnya merupakan mahar yang amat mahal karena menjadi pedoman hidup yang membawanya pada jalan keselamatan.

Dengan hal tersebut pula, seorang suami dituntut untuk membimbing istrinya menuju akhlak yang baik dan menciptakan keluarga yang berlandaskan Al Qur’an. Jadi jangan beranggapan bahwa Al Qur’an adalah mahar yang murah.

Akan tetapi kenyataannya sekarang, banyak kita lihat atau mungkin kita sendiri yang membiarkan mahar-mahar tersebut tersimpan rapi dalam lemari. Tak jarang pasangan suami istri merasa bangga dengan mahar yang sedikitpun tak pernah digunakan tersebut dan berucap, “Ini lho mahar dari suamiku”.