Menurut Penelitian, Sifat Pemarah Sang Anak Diturunkan dari Ayahnya

Proses membentuk sifat pada masa anak-anak sangat penting dibentuk dengan baik, karena setelah dewasa akan sulit mengubah sifat dan karakter seseorang. Salah satu sifat seseorang yang harus diperhatikan adalah temperamen atau pemarah. Ketika pada masa kanak-kanaknya seseorang sudah memiliki sifat tersebut, nantinya akan susah dikendalikan atau diubah pada kehidupan dewasa.

Tidak hanya itu, sifat pemarah seseorang akan berdampak buruk nantinya. Ada banyak teori dan kesimpulan yang menyatakan bahwa sifat pemarah seorang anak, diturunkan oleh ayahnya. Untuk membuktikan hal ini, sebuah penelitian di Amerika Serikat pada tahun 2006, meneliti 175 anak yang terdiri dari 97 laki-laki dan 78 perempuan, usia mereka rata-rata 11 tahun.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sifat pemarah anak dipengaruhi oleh sifat pemarah orang tua. Hal ini disebabkan karena adanya interaksi yang intens antara orang tua dalam kehidupan anak. Anak melihat dan meniru tingkah laku yang dilihat dalam kehidupan keluarganya.

Jika orang tua menunjukkan sifat pemarah dan temperamen, maka hal tersebut akan membekas dalam otak anak. Ke depannya, anak akan menunjukkan sifat yang sama kepada orang lain, misalnya kepada teman dalam pergaulannya.

Penelitian ini juga membandingkan seberapa kuat pengaruh sifat ibu dan ayah yang akan menurun kepada anaknya. Hasilnya menyatakan, bahwa sifat ayah yang pemarah, lebih berpengaruh dibandingkan dengan sifat ibu pemarah. Jika ditanya mengapa, memang belum ada alasan jelasnya, karena masih dibutuhkan penelitian lanjutan.

Baca Selanjutnya