Menurut Psikolog, Anak Kecil yang Terlalu Penurut Sama Orang Tua Justru Tidak Bahagia

Halaman Sebelumnya1 of 2

Semua orang tua mengajari anaknya untuk menjadi diri sendiri, tetapi tahukah kamu, hampir seluruh anak di dunia ini “memakai topeng”? Fenomena ini sebenarnya diturunkan oleh para orangtua karena pengajaran orangtuanya sebelumnya. Mengapa demikian?

Orangtua Benua Asia sering sekali memarahi anaknya jika tidka patuh terhadap apa yang mereka perintahkan. Semakin tidak menurut, maka semakin besar pula hukuman yang akan mereka terima.

Setiap orangtua menginginkan buah hati mereka “nurut” seperti yang mereka mau, tetapi tidak pernah tahu bagaimana perasaan anaknya. Ketika anak kita masih kecil, mereka tidak memiliki kemampuan untuk memilah, mereka hanya bisa melihat, merasakan, dan mengikuti emosi dan perasaan orangtua mereka.

Dari penglihatan, pendengaran, dan perasaan mereka inilah mereka belajar menjadi seorang manusia. Seorang Netizen membagikan cerita yang dia alami sendiri, agar kita tidak mengalami hal yang sama. Berikut ceritanya :

Sewaktu kecil, dia sring bertengkar dengan adikku, tapi setiap kali berantem, pasti dia yang dimarahi papa. Papa selalu dengan mukanya yang seram marah,”Repotin banget sih!”

Lama kelamaan, demi menghindari melihat wajah asam papanya, dia selalu menekan amarah dan perasaannya untuk tidak bertengkar dengan adiknya, sampai pada akhirnya, dia mengalami kelainan jiwa.

Halaman Sebelumnya1 of 2