Sebelum Meninggal, Anak Anwar Fuady Sempat Ikut Menguburkan sang Ibunda


Anwar Fuady kembali berduka. Setelah istri tercinta meninggal dunia pada 18 Juli lalu, kini putra sulung mereka, Ferry Senapati, turut berpulang. Ferry meninggal dunia pada hari ini, Rabu (21/7), usai terpapar COVID-19 dan sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Bhakti Asih, Tangerang.

Kabar duka ini dikonfirmasi kebenarannya oleh Anwar Fuady. Aktor senior itu mengatakan kondisi sang anak sempat drop pada 19 Juli lalu, tepatnya sehari setelah sang ibunda dimakamkan.

“Baru dirawat kemarin. Gejalanya panas dan batuk. Tapi, sejak tanggal 19 Juli, ada sesak napas,” ungkap Anwar kepada kumparan, Rabu sore.

Pesinetron Samudra Cinta ini mengatakan anaknya sempat terlihat baik-baik saja sebelum jatuh sakit. Ia bahkan mengantarkan sang ibunda ke tempat peristirahatan terakhirnya di Yayasan Taman Makam Wakaf Al Ma’arif, Tangerang.

“Waktu istri saya dikuburkan, dia ada, ikut nguburin. Istri saya, kan, meninggal di tanggal 18. Tanggal 19 (gejala Ferry) sudah agak berat,” tuturnya.

Jenazah Ferry akan dimakamkan berdampingan dengan makam sang ibu. Pemakaman pun dilakukan dengan protokol COVID-19.

Pemakaman almarhum dilaksanakan Rabu sore di TPU Yapera Cileduk dengan protokol Kesehatan. Makam putra sulung Anwar Fuady akan berdampingan dengan makam Hj Farida Fuady.

Almarhum Ferry Senapati meninggalkan seorang istri, tujuh anak, dan satu cucu. Istri Ferry juga dinyatakan positif terpapar virus mematikan saat ini. dan saat ini dirawat di rumah sakit. Awalnya, almarhumah Farida yang terpapar virus tersebut

“Sewaktu ibunya positif terpapar virus mematikan minggu lalu, kami sekeluarga memeriksakan diri dengan tes swab antigen,” kata Anwar Fuady.

Hasilnya, semua dinyatakan negatif. Namun dua hari kemudian Ferry mulai mengalami batuk dan kondisi kesehatannya berangsur menurun. Ferry sempat dirawat, namun baru semalam kemudian takdir berkata lain.

“Kami memeriksakan kesehatan ulang semua anak dan cucu Ferry. Alhamdulilah hasil negatif,” kata Anwar Fuady.

Sementara istri Anwar Fuady tidak sempat mendapat perawatan karena kamar rumah sakit yang penuh.

Anwar Fuady mengatakan, gejala awal yang dirasakan almarhumah istrinya saat terpapar virus mematikan saat ini adalah suhu badan panas, pusing dan batuk. Anwar Fuady tidak bisa menduga istri terpapar di mana dan dari siapa.

Menurutnya, selama pandemi istrinya tidak pernah keluar rumah kecuali dua kali seminggu ke rumah sakit untuk kebutuhan HD.