Untuk Bertahan Hidup Mbah Marinten Harus Mulung dari Malam Hingga Pagi, Uang Rp 15 Ribu Pernah Digunakan Untuk Makan Seminggu

Halaman Sebelumnya1 of 2

Ketidakberdayaan diri serta tidak adanya tempat untuk berlindung, membuat Mbah Marinten mau tidak mau tetap harus bekerja walau usia dan fisik tidak mendukung.

Usia yang sudah mencapai 78 tahun tentu sudah tidak layak bekerja lagi. Namun apa daya, kondisi kehidupannya yang serba kekurangan serta hidup sebatang kara mendorongnya untuk mencari nafkah sebagai pemulung.

Dilansir diadona.id, setiap hari Mbah Minten memulai aktivitas mulungnya dari jam 8 pagi dan baru akan selesai pada pukul 3 subuh. Itu pun, belum tentu semua sampah yang dikumpulkannya dibeli.

Halaman Sebelumnya1 of 2